Teknik Dasar Sepak Takraw dan Gambarnya

Seorang Pemain sepak takraw dituntut untuk mempunyai kemampuan atau keterampilan yang baik dalam hal menguasai kemampuan dasar bermain sepaktakraw. Menurut Ratinus Darwis dan Penghulu Basa, (1992: 15). Tanpa menguasai kemampuan dasar atau teknik dasar, maka permainan
sepaktakraw tidak dapat dimainkan dengan baik. Agar dapat melatih penguasaan teknik dan taktik permainan sepaktakraw harus berpedoman pada gerakangerakan yang mudah ke sulit.

Menurut Ratinus Darwis dan Penghulu Basa (1992: 15) ”teknik dasar sepaktakraw terdiri dari: sepaksila, sepakkuda, sepakcungkil, menapak, sepakbadek, heading, mendada, memaha, dan membahu”. Berikut ini teknik dasar sepaktakraw:


Sepak Sila

Menurut Sulaiman (2004: 18), sepaksila adalah menyepak bola dengan menggunakan kaki bagian dalam. Sepaksila digunakan untuk menerima dan menguasai bola, mengumpan untuk serangan smash dan untuk  menyelamatkan serangan lawan.
Gambar Sepak Sila
Sepak Sila

Teknik melakukan Sepaksila :
  • Berdiri dengan dua kaki terbuka berjarak selebar bahu.
  • Jarak badan terhadap bola kurang lebih sejauh separuh panjang lengan, jadi badan lebih dekat terhadap bola karena kaki pemukul berada dengan posisi seperti orang bersila (ditekuk).
  • Kaki sepak digerakkan melipat setinggi lutut kaki tumpu.
  • Bola dikenai atau bersentuh dengan bagian dalam kaki sepak pada bagian bawah bola.
  • Kaki tumpu agak ditekuk sedikit dan badan dibungkukan sedikit.
  • Kedua tangan dibuka dan di bengkokan pada siku untuk menjaga keseimbangan.
  • Pergelangan kaki sepak pada waktu menyepak dikencangkan.
  • Sepak kuda / sepak kura
    Sepak Kuda/
    Sepak Kura
  • Bola disepak ke atas lurus melewati kepala.

Sepak Kuda (Sepak Kura)

Sepak kuda atau sepak kura adalah sepakan dengan menggunakan kura kaki atau dengan punggung kaki. Digunakan untuk menyelamatkan bola dari serangan lawan, memainkan bola dengan usaha menyelamatkan bola dan mengambil bola yang rendah.


Sepak Cungkil

Sepak cungkil adalah menyepak bola dengan menggunakan kaki (jari kaki). Digunakan untuk mengambil bola yang jauh, rendah dan bola-bola yang liar pantulan dari bloking.


Menapak

Menapak adalah menyepak bola dengan menggunakan telapak kaki. Digunakan untuk : smash ke pihak lawan, menahan atau membloking smash dari pihak lawan dan menyelamatkan bola dekat net (jaring).


Sepak Cungkil
Sepak Cungkil
Sepak Simpuh atau Sepak Badek

Sepak badek adalah menyepak bola dengan kaki bagian luar atau samping luar. Digunakan untuk menyelamatkan bola dari pihak lawan dan mengontrol bola dalam usaha penyelamatan.


Main Kepala (heading)

Main Kepala (heading) adalah memainkan bola dengan kepala. Digunakan untuk menerima bola pertama dari pihak lawan, meyelamatkan bola dari serangan lawan.


Mendada

Mendada adalah memainkan bola dengan dada, digunakan untuk mengontrol bola untuk dapat dimainkan selanjutnya.


Memaha

Memaha adalah memainkan bola dengan paha dalam usaha mengontrol bola, digunakan untuk menahan, menerima dan menyelamatkan bola dari serangan lawan.


Membahu

Membahu adalah memainkan bola dengan bahu dalam usaha mempertahankan dari serangan pihak lawan yang mendadak, dimana pihak pertahanan dalam keadaan terdesak dan dalam posisi yang kurang baik.

Aturan lainnya:

Sejarah Perkembangan Sepak Takraw di Indonesia

Logo PSTI (Persatuan Sepak Takraw Indonesia).
Menurut sejarah perkembangannya, Sepak Takraw berasal dari olahraga tradisional Indonesia, yaitu : Sepak Raga. Daerah-daerah di Indonesia yang semula mengembangkan permainan ini adalah : Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan.

Semula permainan Sepak raga dimainkan oleh sekelompok bangsawan di daerah-daerah tersebut, kemudian berkembang menjadi permainan rakyat. Sepak raga dimainkan 6 sampai 9 orang secara melingkar di suatu tempat terbuka, sebagai hiburan dan pengisi waktu luang dikala orang menunggu waktu senja.

Beraneka ragam nama jenis permainan Sepak takraw awalnya, seperti di Riau dikenal dengan nama Rago Tinggi, di Bengkulu bernama Cepak, di Sumatera dan Jambi dengan nama Sepak rago, sedang di Sulawesi Selatan bernama Marraga-Akraga.

Ada pendapat bahwa Sepak raga berasal dari daerah Sulawesi Selatan, tetapi hal ini diragukan karena pada saat yang bersamaan daerah-daerah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat juga mengembangkan permainan ini. Ketiga daerah tersebut memang sebagai penghasil rotan yang merupakan bahan baku utama untuk membuat bola takraw. Namun memang pada
pengembangan olahraga Sepak raga selanjutnya, Sulawesi Selatan adalah merupakan daerah yang lebih maju dalam memperkenalkan teknik-teknik sepakan dan aturan-aturan permainan olahraga ini, terutama dengan seorang tokohnya yang bernama : Abdul Rahman Daeng Palalo.


Di Sulawesi Selatan sejak awal sudah diperkenalkan macam-macam sepakan, yaitu :

1. Anrong Sempa’, yaitu sepakan yang khusus menggunakan kaki saja. Sepakan ini terbagi
menjadi :
  • Sempa’ Sarring, yaitu sepakan keras/tinggi.
  • Sempa’ Biasa, yaitu sepakan biasa tidak begitu keras, tingginya 3 meter.
  • Sempa’ Ca’di-Ca’di, yaitu sepakan kecil/perlahan-lahan.
2. Ana’ Sempa’, yaitu sepakan dengan menggunakan bagian-bagian badan selain kaki misalnya : tangan, lengan, siku, kepala, perut, bahu, paha, lutut dan lain-lainnya.

Orang-orang Sulawesi Selatan yang terkenal dengan para pelaut Bugis/Makassar yang memiliki keberanian mengarungi samudera luas, membawa permainan sepak raga ke negeri lain. Sewaktu berlabuh, sekedar untuk mengisi waktu senggang, mereka bermain sepak raga. Permainan ini kemudian diikuti penduduk setempat yang akhirnya berkembang sampai desa desa seperti halnya di : Sumatera, Kalimantan, Maluku dan Irian Jaya.

Pada bulan September 1970 Tim Sepak raga Malaysia (PSM) di bawah pimpinan Encik Khir Johari mantan Menteri Perdagangan Malaysia beserta rombongan mengadakan kunjungan muhibah ke Indonesia. Selama kunjungan tersebut mereka mengadakan demonstrasi memperkenalkan permainan Sepak raga Jaring di beberapa kota, antara lain: Jakarta, Bandung dan Medan.

Kunjungan muhibah dari Tim Sepak raga Malaysia ini mendorong Indonesia untuk berpartisipasi terhadap permainan tersebut, mengingat permainan ini dasarnya dari permainan Sepak raga yang sudah ada di beberapa daerah di Indonesia. Kemudian melalui Rapat Kerja Direktorat Jenderal Olahraga dan Pemuda yang diikuti oleh para Asisten III Bidang Olahraga dan Pemuda, Kepala-kepala Kantor Pembinaan Olahraga Pendidikan, Keolahragaan, Kepemudaan dan Pendidikan Masyarakat seluruh Indonesia pada tanggal 29 September – 5 Oktober 1970 di Cipayung Bogor, Direktur Jenderal Olahraga dan Pemuda : Mayor Jenderal Supardi mengintruksikan agar permainan Sepak raga Jaring segera dikembangkan dan dibina di daerah-daerah di Indonesia.

Pada tanggal 16 Maret 1971 dibentuk suatu organisasi yang dinamakan “Persatuan Sepak raga Seluruh Indonesia” (PERSERASI) dengan Ketua Umum : Drs. M. Yunus Akbar, dan sebagai penasehat Mayor Jenderal Supardi (Direktur Jenderal Olahraga dan Pemuda), M.F. Siregar M.Sc. (Direktur Keolahragaan/Sekjen KONI Pusat) dan Soeworo (Wakil Sekjen KONI Pusat).

Semula PB. PERSERASI hanya didukung 4 Pengurus Daerah, yaitu : Sulawesi
Selatan, Riau, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Pada bulan April 1971 Indonesia juga mendapat kunjungan muhibah lagi dari Tim Sepak raga Singapura (PERSES) yang dipimpin oleh Encik Akhmad Ghazali mantan Anggota Parlemen Singapura, untuk melakukan demonstrasi dan pertandingan persahabatan di beberapa daerah di Indonesia.

Menjelang SEA Games yang diselenggarakan di Jakarta tahun 1979 PERSERASI diterima sebagai anggota KONI Pusat.

Pada tahun 1986 PERSERASI menyelenggarakan Konggres ke II di Jakarta. Salah satu keputusannya adalah terbentuk Pengurus Baru dan keputusan lainnya adalah nama Persatuan Sepak raga Seluruh Indonesia (PERSERASI) dirubah menjadi Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PERSETASI).

PB. PERSETASI periode 1987 – 1991 dipimpin oleh Ir. H. Marjoeni Warganegara sebagai Ketua Umum. Mulai tahun 1992 – 2000 PB.PERSETASI
dipimpin oleh : Prof. Dr. Beddu Amang, MA. (Kabulog). Sejak terpilihnya Beddu Amang, sepak takraw nasional mulai kelihatan gregetnya. Jajaran Bulog dengan Dolognya di berbagai daerah lalu menjadi bapak angkat olahraga ini. Bahkan kemudian mulai tahun 1998 dikembangkan pembinaan Sepak takraw Wanita dan Sepak Takraw Bulatan (Circle Games).

Pada Munas PB. PERSETASI yang dilaksanakan pada tanggal 22 – 30 Agustus 2006 bersamaan dengan Kejuaraan Nasional Antar Regu, hasil musyawarah disepakati semua Pengprov seluruh Indonesia salah satu keputusannya adalah nama “PERSETASI” dirubah
menjadi “PSTI (Persatuan Sepak Takraw Indonesia).

Sepak Takraw (jaring/kompetisi) mulai dipertandingkan secara nasional pada PON X tahun 1981 sampai sekarang untuk Putra. Pada PON X/1981 Sepak takraw baru dibina dan dikembangkan oleh 12 daerah (Pengda), sehingga pada PON X dan XI tidak perlu diadakan babak Pra PON atau babak kualifikasi.
Selanjutnya sejak PON ke XII diadakan babak Pra PON atau kualifikasi, berhubung Sepak takraw sudah dibina dan berkembang di seluruh
Indonesia kecuali Propinsi Maluku yang baru tahun 1996 membentuk Pengdanya.

Babak Kualifikasi PON XIV/1996 dan sebelumnya Sepak takraw diadakan di 4 wilayah, babak kuialifikasi yang dikaitkan dengan Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) PERSETASI diikuti oleh 26 daerah.

Sepak Takraw Wanita pada PON ke XIII dipertandingkan untuk eksibisi, baru pada PON ke IV/1996 di Jakarta dipertandingkan secara resmi dan diikuti oleh daerah : Riau, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan kalimantan Tengah. Sedang untuk Sepak takraw Bulatan (Circle Game) baru dipertandingkan secara resmi dalam PON ke XV tahun 2000 yang lalu di Surabaya, baik putra maupun putri.

Sudah banyak Kejuaraan yang masuk menjadi kalender PB. PERSETASI untuk kejuaraan Nasional, yaitu : Pekan Olahraga Nasional (PON), Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS), Kejuaraan Nasional Yunior, Kejuaraan nasional Senior, Kejuaraan Nasional wanita, Kejuaraan Nasional Antar klub, dan kejuaraan Antar Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia. (Sumber)

Aturan lainnya:

Gambar dan Ukuran Lapangan Sepak Takraw

 Lapangan Sepak Takraw

Sepak takraw adalah jenis olahraga campuran dari sepak bola dan bola voli, dimainkan di lapangan ganda bulu tangkis. Berikut ini beberapa ukuran yang ada di lapangan sepak takraw;


Lapangan
  • Lapangan Sepaktakraw seukuran dengan lapangan Badminton yaitu : 13,40 m x 6,10 m
  • Sepaktakraw dapat dimainkan dalam gedung atau diluar gedung (apabila dimainkan didalam gedung maka tinggi loteng minimal 8 m dari lantai).
  • Keempat isi lapangan ditandai dengan cet atau lakban yang lebarnya  4 cm, diukur dari pinggir sebelah luar.
  • Areal bebas minimal 3 m dari garis luar lapangan bebas dari rintangan
  • Centre cirle yaitu garis tengah dengan lebar 2 cm.
  • Quarter circle yaitu garis seperempat lingkaran  dipojok garis tengah radius 90 cm diikur dari garis sebelah dalam.
  • The service circle adalah lingkaran service dengan radius 30 cm berada ditengah lapangan, jarak dari garis belakang 2,45 m dan jarak dari titik tengah garis lingkaran  kegaris tengah (Centre Line) 4,25m, jarak titik tengah lingkaran adalah 3,05m dari kiri dan kanan garis pinggir lapangan.

Ukuran Tiang Net
  • Putra: Tinggi net 1,55m dipinggir dan minimal 1,52 di bagian tengah.
  • Putri: Tinggi net 1,45m dipinggir dan minimal 1,42 di bagian tengah.
  • Kedudukan tiang 30cm diluar garis pinggir

Jaring atau Net
  • Net terbuat dari tali atau benang kuat atau nilon, dimana tiap lubangnya lebar 6 – 8 cm.
  • Lebar net 70 cm dengan panjang 6,10 m.

Bola 
  • Terbuat dari rotan berlapis 9 atau 11 lilitan yang di anyam 
  • Bulat lingkaran 41-43 cm.
  • Jumlah lubang 12 
  • Berat bola 160-180 gram

Aturan lainnya:

Sejarah Olah Raga Permainan Sepak Takraw

Bola Sepak takraw dari rotan
Sepak Takraw berasal dari zaman Kesultanan Melayu ((634-713)) dan dikenal sebagai Sepak Raga dalam bahasa Melayu.

Catatan sejarah terawal tentang sepak raga terdapat dalam sejarah Melayu. Ketika pemerintahan Sultan Mansur Shah Ibni Almarhum Sultan Muzzaffar Shah (1459 - 1477), seorang puteranya bernama Raja Ahmad telah dibuang negeri karana membunuh anak Bendahara akibat persengketaan ketika bermain sepak raga. Raja Ahmad kemudiannya diangkat menjadi Sultan di Pahang, bergelar Sultan Muhammad Shah I Ibni Almarhum Sultan Mansur Shah.

Pada tahun 1940-an hal ini berubah dengan menggunakan jaring dan peraturan angka. Di Filipina permainan ini disebut sipa, di Burma chinlone, di Laos maradong, dan di Thailand takraw. (Sumber)


Perubahan nama

Menurut Ratinus Darwis dan Penghulu Basa (1992: 6), perubahan nama sepak raga jaring menjadi sepaktakraw diresmikan tanggal 27 Maret 1965 di Kuala Lumpur di Stadion negara Kuala Lumpur pada waktu pesta olahraga Asia Tenggara (SEA GAMES). Istilah Sepaktakraw merupakan perpaduan antara bahasa Malaysia dan bahasa Muangthai yaitu:
  • SEPAK berasal dari bahasa Malaysia yang berarti sepak.
  • TAKRAW berasal dari bahasa Muangthai yang berarti bola rotan.
Menurut Sulaiman (2004: 4), sepaktakraw merupakan suatu permainan yang menggunakan bola yang terbuat dari rotan, dimainkan di atas lapangan yang datar berukuran panjang 13,40 m dan lebar 6,10 m. Ditengah-tengah dibatasi oleh jaring net setinggi 1,55 m.

Dalam permainan ini yang dipergunakan terutama kaki dan semua anggota badan kecuali tangan. Tujuan dari setiap pihak adalah mengembalikan bola sedemikian rupa sehingga dapat jatuh di lapangan lawan atau menyebabkan lawan membuat pelanggaran atau bermain salah.

Aturan lainnya:

Pengertian Sepak Takraw

Olahraga sepak takraw
Sepak Takraw merupakan olahraga permainan tradisional yang berasal dari zaman Kesultanan Melayu ((634-713)) dan dikenal sebagai Sepak Raga dalam bahasa Melayu. Bola terbuat dari anyaman rotan dan pemain berdiri membentuk lingkaran. Kejuaraan paling bergengsi dalam cabang ini adalah King's Cup World Championships, yang terakhir diadakan di Bangkok, Thailand.


Pengertian Sepak Takraw
Sepak takraw adalah jenis olahraga campuran dari sepak bola dan bola voli, dimainkan di lapangan ganda bulu tangkis. Tujuan dari setiap regu (pihak) adalah mengembalikan bola sedemikian rupa sehingga dapat jatuh di lapangan lawan atau menyebabkan lawan membuat pelanggaran atau bermain salah, dan pemain tidak boleh menyentuh bola dengan tangan.

Aturan lainnya:

Cara Bermain Bowling

pin bowling
Bowling adalah jenis olahraga atau permainan yang dimainkan dengan menggelindingkan bola khusus menggunakan satu tangan. Bola boling akan digelindingkan ke pin yang berjumlah sepuluh buah yang telah disusun menjadi bentuk segitiga jika dilihat dari atas.


Hal-hal yang ada dalam permainan Boling
  • Dalam 1 line/lintasan bisa dipakai maksimal 5 orang. misalkan cuma berdua, maka di layar display akan menampilkan nama secara bergantian, mainlah saat nama kita tampil .
  • Sebelum melempar bola, pastikan 10 Pin bowling sudah dalam kondisi terbuka (cover sudah naik). 
  • 1 orang berkesempatan 2 kali melempar bola jika tidak terjadi Strike, dan hanya sekali melempar jika Strike. 
  • Dalam 1 sesi Game, 1 orang bergiliran 10 kali Strike (atau 20 kali 
  • lempar jika tidak strike). 

Cara perhitungan angka untuk olahraga ini adalah:
  • Setiap permainan mempunyai 10 frame
  • Setiap frame mempunyai 2 kotak yang melambangkan dua kali kesempatan lemparan
  • Khusus pada frame ke 10 ada 3 kotak yang artinya bisa mempunyai kesempatan 3 kali lemparan
  • Skor tertinggi dalam setiap permainannya adalah 300 yang disebut perfect game
  • Setiap frame strike akan mendapatkan tambahan angka dari 2 lemparan selanjutnya, sedangkan untuk spare mendapat tambahan angka dari 1 lemparan selanjutnya.

Aturan lainnya:

Teknik Dasar Bermain Bowling Untuk Pemula

melempar bola bowling
Olah raga bowling merupakan salah satu olah raga yang memerlukan keakuratan tinggi dalam menjatuhkan semua pin atau istilahnya: strike, sama halnya dengan olahraga memanah ataupun menembak. Berikut ini Hal Mendasar yang Perlu Diketahui bagi Pemula untuk Bermain Bowling:


Memilih bola

Sebelum memulai pernainan sebaiknya anda memilih bola dengan ukuran lubang yang pas dengan jari-jari anda. Tangan Anda sebaiknya bisa masuk dengan pas ke dalam lubang bola. Tapi, jangan terlalu sempit sehingga nantinya Anda kesulitan untuk mengeluarkannya dengan cepat. Untuk memilih bola yang paling pas untuk Anda, lakukan ini: Masukkan jempol Anda lalu lebarkan jari-jari Anda yang lain di sekeliling bola. Ruas jari Anda harus segaris dengan bagian tengah lubang. Lalu, pilih bola paling berat yang masih bisa Anda ayunkan dengan baik.


Mengincar Strike

Hal yang paling diiinginkan oleh semua pemain bowling adalah menjatuhkan semua pin, maka dari itu mengincar Strike merupakan hal yang yang pertama menjadi acuan.

Jika Anda pengguna tangan kanan, posisikan bola di arah jam 6, sementara tangan kiri Anda di arah jam 8 untuk memberikan sokongan.

Jika anda kidal maka posisikan di arah jam 6 dan jam 4. Ambil ancang-ancang empat langkah di belakang garis, plus setengah langkah untuk nantinya meluncurkan bola. Gunakan tanda panah di lane bowling sebagai panduan.

Untuk mendapatkan sudut lemparan terbaik, arahkan bola di antara baris kedua dan ketiga dari seloka (gutter) itu merupakan tempat terbaik untuk menjatuhkan pin dengan reaksi berantai.


Persiapan akhir

Melangkahlah dengan cepat ke arah garis, tekuk sedikit lutut Anda, dimulai dari tangan dan kaki Anda yang dominan. Ketika maju ke depan, alihkan berat tubuh Anda ke kaki yang lain dan biarkan tangan Anda yang lain jatuh sehingga bola bisa mengayun mulus. Arahkan dengan bahu Anda lalu biarkan lengan Anda relaks dan mengayun kebelakang setinggi bahu Anda.


Menjatuhkan semua pin

Ketika bola ada di belakang badan Anda, meluncurlah untuk melakukan gerakan finishing. Ayunkan bola ke depan dan, ketika bola melewati pergelangan kaki Anda, putar bolanya sehingga ibu jari Anda menunjuk ke arah jam 10. Untuk mendapatkan efek putaran yang lebih bertenaga, putar tangan Anda dari arah jam 12 ke arah jam 10 tepat ketika bola mengayun melewati pergelangan kaki Anda. (Sumber: www.menshealth.co.id)

Aturan lainnya:

Sejarah Singkat Olahraga Permainan Bowling

pin bowling
Menurut para Ilmuwan, orang-orang Mesir sudah mengenal bowling sejak berabad-abad lalu. Hal tersebut terbukti dengan ditemukannya sejenis bola, pin dan peralatan lain untuk bermain bowling dipemakaman anak-anak Mesir yang berumur 5200 sebelum Masehi oleh para arkeolog.

Negara-negara di daratan Eropa Sudah mengenal permaianan ini sejak lama,  seperti Belanda, Inggris, dan Jerman.

Sebelum bernama bowling, permainan ini bernama "Dutch pins". Orang Belanda mengenal bowling dari orang-orang Inggris pada awal tahun 1100-an. Didaratan Eropa tidak hanya dua negara ini saja yang mengenal bowling, Jerman juga memiliki permainan sejenis. Dengan menggunakan bola dan 9 buah tongkat kayu yang disebut "Keglers", hingga saat ini kebanyakan orang Jerman menyebut pin dengan keglers.

Di Amerika permainan bowling memang sangat populer dari dulu hingga sekarang. Pada awal-awal kemunculan permainan ini juga memiliki pasang surut. Ada masa-masa dimana orang-orang mulai berjud! untuk permainan ini. Untuk beberapa waktu, bowling sempat dinilai sebagai suatu permainan terlarang yang melanggar hukum. Setelah perjalanan panjang baru sekitar tahun 1900-an bowling kembali diterima dimasyarakat sebagai bagian dari rekreasi. Bahkan di tahun 1895 Amerika membentuk sebuah organisasi resmi American Bowling Congress.

Di Amerika, olah raga bowling pertama kali dipopulerkan oleh orang-orang Belanda yang datang kesana pada tahun 1600-an. (Sumber: KASKUS)

Aturan lainnya:

Pengertian Olahraga Boling

Seorang peboling menggelindingkan bola boling
'Bowling' atau biasa orang Indonesia menyebutnya 'Bola Gelinding' merupakan Olahraga permainann yang jarang sekali diajarkan di sekolah-sekolah tidak seperti olah raga lain yang lebih populer seperti Sepakbola, Voli, dan Basket. Namun meski demikian kita perlu mengetahui untuk menambah ilmu pengetahuan.


Pengertian
Bowling adalah jenis olahraga atau permainan yang dimainkan dengan menggelindingkan bola khusus menggunakan satu tangan. Bola boling akan digelindingkan ke pin yang berjumlah sepuluh buah yang telah disusun menjadi bentuk segitiga jika dilihat dari atas.

Jika semua pin dijatuhkan dalam sekali gelinding (lemparan) maka itu disebut strike. Jika pin tidak dijatuhkan sekaligus maka diberikan satu kesempatan lagi untuk menjatuhkan pin yang tersisa. Bilamana pada lemparan kedua tidak ada lagi pin tersisa disebut spare. Jika setelah dua kali masih ada pin yang tersisa maka disebut open frame (missed) yang kesemuanya itu akan menentukan perhitungan angka yang didapat dalam setiap game. Pin akan kembali disusun seperti semula untuk frame selanjutnya.


Cara Menghitung Angka Dalam Permainan Boling

Setiap jenis olahraga ada aturan dan cara menghitungnya, hal ini berguna untuk mengtahui pemenang dan yang kalah dalam suatu permainan. Cara perhitungan angka untuk olahraga Bowling adalah:
  • Setiap permainan mempunyai 10 frame
  • Setiap frame mempunyai 2 kotak yang melambangkan dua kali kesempatan lemparan
  • Khusus pada frame ke 10 ada 3 kotak yang artinya bisa mempunyai kesempatan 3 kali lemparan
  • Skor tertinggi dalam setiap permainannya adalah 300 yang disebut perfect game
  • Setiap frame strike akan mendapatkan tambahan angka dari 2 lemparan selanjutnya, sedangkan untuk spare mendapat tambahan angka dari 1 lemparan selanjutnya.

Aturan lainnya:

Sejarah Renang Gaya Punggung

Renang Gaya Punggung
Gaya punggung adalah gaya berenang yang sudah dikenal sejak zaman kuno. Pertama kali dipertandingkan di Olimpiade Paris 1900, gaya punggung merupakan gaya renang tertua yang dipertandingkan setelah gaya bebas.

Selain itu, gaya punggung diperlombakan pula pada olimpiade tahun 1912 di Stocholm. Pada waktu itu kompetisi renang dibagi menjadi tiga nomor pertandingan, yaitu gaya dada, punggung, dan gaya bebas baik level nasional maupun internasional. Orang-orang pada saat itu menggunakan gaya punggung dengan memakai kedua lengan memutar secara bersamaan atau double over arm dan menggunakan gerakan kaki gaya katak.


Adolf Kiefer

Adolph Gustav Kiefer (lahir 27 Juni 1918) adalah mantan perenang kompetisi Amerika, juara Olimpiade, mantan pemegang rekor dunia, penemu dan inovator produk baru yang terkait dengan kompetisi olahraga air. Dia adalah orang pertama di dunia yang mampu berenang sejauh 100 yard dengan gaya punggung dengan waktu kurang dari enam puluh detik.

Adolf Kiefer adalah orang yang telah berjasa melakukan perbaikan gaya katak. Sebagaimana yang diceritakan oleh Badruzaman (2007: 19), bahwa: ”Pada tahun 1934 seorang perenang bernama Adolf Kiefer melakukan perbaikan-perbaikan gaya sehingga menambah kecepatan dengan baik, maka dari itu gaya ini semakin digemari.


Artikel yang berhubungan dengan Renang Gaya Punggung

Aturan lainnya:

Pengertian Renang Gaya Punggung

Gordan Kozulj Croatia backstroke EC
Gordan Kožulj sedang berenang gaya punggung
Renang gaya punggung merupakan gerakan yang mirip dengan renang gaya bebas, namun posisi badan menghadap ke atas, perenang dengan bebas bernafas. Namun perenang kesulitan melihat ke depan karena wajahnya menghadap ke atas.


Pengertian renang gaya punggung

Gaya punggung adalah berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Gerakan kaki dan tangan serupa dengan gaya bebas, tapi dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung.

Sewaktu berenang gaya punggung, posisi wajah berada di atas air sehingga perenang hanya melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan. Sewaktu berlomba, perenang memperkirakan dinding tepi kolam dengan menghitung jumlah gerakan.

Gambar cara melakukan renang gaya punggungBerbeda dari sikap start perenang gaya bebas, gaya dada, atau gaya kupu-kupu yang dilakukan di atas balok start, perenang gaya punggung sewaktu berlomba melakukan start dari dalam kolam. Perenang menghadap ke dinding kolam dengan kedua belah tangan memegang besi pegangan. Kedua lutut ditekuk di antara kedua belah lengan, sementara kedua belah telapak kaki bertumpu di dinding kolam.

Gaya punggung adalah gaya berenang yang sudah dikenal sejak zaman kuno. Pertama kali dipertandingkan di Olimpiade Paris 1900, gaya punggung merupakan gaya renang tertua yang dipertandingkan setelah gaya bebas.


Artikel yang berhubungan dengan Renang gaya punggung

Aturan lainnya:

Sejarah Renang Gaya Dada

Seorang atlet renang sedang berenangDengan ditemukannya situs-situs peningggalan zaman dahaulu, seperti digambarkan dalam lukisan di Gua Perenang, dekat Wadi Sora, Mesir barat daya dapat disimpulkan bahwa manusia sudah mengenal berenang gaya dada sejak Zaman Batu.

Gerakan kaki gaya dada diperkirakan meniru gerakan berenang katak. Di lukisan dinding yang dibuat orang Assyria dan lukisan relief yang ditemukan di Babilonia.

Pada tahun 1538, seorang profesor ilmu bahasa berkebangsaan Jerman bernama Nicolas Wynman menerbitkan buku berenang yang pertama, Colymbetes. Tujuannya menulis buku bukan untuk mempromosikan berenang, melainkan untuk mengurangi bahaya tenggelam. Meskipun demikian, buku tersebut berisi cara belajar gaya dada.

Pada tahun 1696, pengarang Perancis Melchisédech Thévenot menulis buku The Art of Swimming yang menjelaskan berenang gaya dada yang serupa dengan gaya dada sekarang ini. Salah seorang dari pembacanya adalah Benjamin Franklin.


Lomba

Lomba renang dimulai di Eropa sekitar tahun 1800. Sebagian besar perenang memakai gaya dada. Dalam lomba renang tahun 1844 di London, sejumlah perenang suku Indian ikut serta. Perenang Inggris menggunakan gaya dada sementara perenang suku Indian berenang gaya bebas. Hingga tahun 1873, orang Inggris lebih senang berenang gaya dada.

Pada tahun 1875, Kapten Matthew Webb berhasil mencatatkan diri sebagai orang pertama yang berenang menyeberangi Selat Inggris. Selat selebar 34,21 km itu diseberanginya dengan berenang gaya dada selama 21 jam 45 menit.

Olimpiade St. Louis 1904 adalah Olimpiade yang pertama kali mempertandingkan nomor gaya dada secara terpisah untuk jarak 440 yard (402 m). Pada waktu itu diperlombakan nomor gaya dada, gaya punggung, dan gaya bebas.


Artikel yang berhubungan dengan Renang Gaya Dada:

Aturan lainnya: