Gerakan yang Dilakukan Setelah Start Lari Jarak Pendek

Lari Jarak Pendek
Setelah anda melakukan Teknik start untuk lari jarak pendek, maka selanjutnya adalah mengetahui Gerakan yang dilakukan selanjutnya.


Ketika aba-aba bersedia.

Saat ada aba-aba bersedia maka posisi lutut bagian belakang diangkat ke atas saat itu posisi pinggang otomatis akan mengikuti, sehingga tumpuan berada di ujung kedua kaki. Posisi punggung lurus, pandangan mata ke depan.


Ketika bunyi pistol atau aba-aba mulai.

Ini adalah saat anda konsentrasi dengan pendengaran dengan telinga, pada saat posisi ini atlet mengeluarkan tenaga penuh untuk melakukan reaksi yang cepat bertolak dari balok start. Saat mengangkat kedua tangan dan memulai untuk melakukan lari posisi badan tidak seimbang, hal ini umum dirasakan oleh setiap atlet karena sebagai tahap awal dari gerakan start.

Artikel yang berhubungan dengan Lari Jarak Pendek

Aturan lainnya:

Teknik Saat Melakukan Lari Jarak Pendek

Lari Jarak Pendek
Berikut ini adalah gerakan yang dilakukan saat melakukan lari jarak pendek, Teknik  yang dilakukan Saat Melakukan Lari Jarak Pendek 100 meter adalah:


Langkah Kaki

Ada beberapa teknik gerakan kaki yaitu tahap melangkah (drive), kontak (contact), support dan tahap pemulihan (recovery).

Gerakan kaki  atau langkah kaki merupakan salah satu faktor yang bisa mempengaruhi kecepatan lari. Jika kita berlari dengan menggunakan teknik yang salah maka sangat berpengaruh pada kecepatan langkah kaki.


Gerakan Tangan

Saat melakukan teknik lari jarak pendek, ayunan tangan akan bergerak lebih cepat dibandingkan dengan lari jarak menengah atau jauh. Hal ini disebabkan oleh pengaruh kecepatan langkah kaki saat berlari.


Kemiringan Badan

kemiringan badab sangat berpengaruh dalam kecepatan berlari, serta meringankan otot kaki untuk melakukan gerakannya. Dengan memiringkan badan maka kita seolah-olah mendorong badan ke arah depan.

Pada teknik lari jarak pendek ini posisi kemiringan badan lebih condong kedepan, tidak membusungkan dada dan juga tidak membungkukan tubuh, untuk pandangan mata sebaiknya tidak terlalu jauh mengarah kedepan, disarankan 5 sampai 10 meter kedepan.

Namun beberapa pelari seperti Carl Lewis dan Ben Johnson, saat melakukan lari posisi badan mereka tidak condong kedepan, tetapi lebih cenderung menegakan badan. Hal ini dipengaruhi oleh kecepatan lari yang sangat tinggi, hingga badan otomatis akan menegak dengan sendirinya.


Teknik Ketika Mendekati Garis Finish
  • Berlari terus menerus dan tidak mengubah sikap lari.
  • Posisi dada sedikit dicondongkan ke depan, kedua tangan diayunkan dari bawah ke belakang. Di negara Amerika umumnya disebut merobohkan diri atau the lunge.
  • Posisi dada diputar menggunakan ayunan tangan ke depan atas hingga bahu sebelah sedikit maju ke depan.
  • Saat mendekati garis finish, teknik yang umum dipakai oleh pelari jarak pendek adalah dengan menggunakan cara posisi dada dicondongkan kedepan, kedua tangan di ayunkan ke belakang.

Aturan lainnya:

Teknik Start Untuk Lari Jarak Pendek

Start jongkok Lari Jarak Pendek
Lari jarak pendek adalah salah satu nomor lari cepat. Lari jarak pendek disebut juga sprint. Terdapat tiga teknik start dalam lari jarak pendek/sprint, yakni Start pendek (Bunch Start), Start menengah (Medium Start), dan Start Panjang (Long Start). Berikut ini penjelasannya;

Baca Juga: Pengertian Lari Jarak Pendek


Start Pendek (Short Start / Bunch Start)

Sikap permulaan: Berdiri tegak kedua kaki rapat, lengan lurus di samping badan, dan pandangan lurus ke depan.

Cara melakukannya:
  1. Langkahkan kaki kanan ke depan dan tempatkan kaki kiri di belakang. Jari-jari kaki kiri belakang kira-kira segaris dengan tumit kaki kanan yang berada di depan.
  2. Jatuhkan badan ke depan dan letakkan tangan di belakang garis start. Jari-jari tangan meregang membentuk huruf V (antara ibu jari dan keempat jari lainnya). Sejajarkan jari tangan dengan garis start.
  3. Sikap kedua lengan lurus, berat badan bertumpu pada kedua lengan, dan pandangan lurus ke depan.
  4. Kemudian angkat panggul ke atas hingga posisi pantat lebih tinggi dari pundak. Kedua lengan tetap lurus, tetapi dengan leher yang tetap lemas.
  5. Kemudian tolakan lari pada balok start dengan sekuat-kuatnya, lalu larilah secepat-cepatnya.

Start Menengah (Medium Start)

Sikap permulaan: Berdiri tegak kedua kaki rapat, lengan lurus di samping badan, dan pandangan lurus ke depan.

Secara umum start menengah sama dengan start pendek. Perbedaan keduanya terletak pada penempatan posisi kaki depan dengan kaki belakang sebagai berikut:
  1. Saat badan diturunkan posisi lutut segaris dengan ujung jari-jari kaki depan.
  2. Gerakan selanjutnya sama dengan yang dilakukan pada start pendek.

Start Panjang (Long Start)

Sikap permulaan start panjang: Berdiri tegak kedua kaki rapat, lengan lurus di samping badan, dan pandangan lurus ke depan

Secara umum urutan gerakan, sikap tangan, dan badan sama dengan start pendek dan start menengah. Perbedaannya terletak pada penempatan posisi kaki depan dan kaki belakang sebagai berikut :
  1. Saat menurunkan badan, letakkan lutut kaki belakang (kiri) segaris dengan tumit Kaki depan (kanan) atau lebih mundur lagi.
  2. Gerakan selanjutnya sama dengan yang dilakukan dalam start pendek dan menengah.

Aturan lainnya:

Pengertian Lari Jarak Pendek


gambar atletik lari jarak pendek
Lari sprint atau lari jarak pendek adalah lari yang menempuh jarak antara 50 m sampai dengan jarak 400 m. oleh karena itu kebutuhan utama untuk lari jarak pendek adalah kecepatan. Kecepatan dalam lari jarak pendek adalah hasil kontraksi yang kuat dan cepat dari otot-otot yang diubah menjadi gerakan halus lancer dan efisien dan sangat dibutuhkan bagi pelari untuk mendapatkan kecepatan yang tinggi. Seoarang pelari jarak pendek (sprinter) yang potensial bila dilihat dari komposisi atau susunan serabut otot persentase serabut otot cepat (fast twitch) lebih besar atau tinggi dengan kemampuan sampai 40 kali perdetik dalam vitro disbanding dengan serabut otot lambat (slow twitch) dengan kemampuan sampai 10kali perdetik dalam vitro. Oleh karena itu seorang pelari jarak pendek itu dilahirkan /bakat bukan dibuat. Suatu analisis structural prestasi lari jarak pendek dan kebutuhan latihan dan pembelajaran untuk memperbaiki harus dilihat sebagai suatu kombinasi yang kompleks dari proses-proses biomekanika, biomotor, dan energetic. Lari jarak pendek bila dilihat dari tahap-tahap berlari terdiri dari beberapa tahap yaitu:

  • tahap reaksi dan dorongan (reaction dan drive)
  • tahap percepatan (acceleration)
  • tahap transisi/perubahan (transition)
  • tahap kecepatan maksimum (speed maximum)
  • tahap pemeliharaan kecepatan (maintenance speed)
  • finish Tujuan lari jarak pendek adalah untuk memaksimalkan kecepatan horizontal, yang dihasilkan dari dorongan badan ke depan.
Kecepatan lari ditentukan oleh panjang langkah dan frekuensi langkah (jumlah langkah persatuan waktu). Oleh karena itu, seorang pelari jarak pendek harus dapat meningkatkan satu atau kedua-duanya.

Nomor-nomor pada lari jarak pendek yaitu : 100 m, 200 m, dan 400 m. Dengan lebar lintasan 1,22 m, dan tinggi tiang finish 1,50 m.

Sebelum melakukan sprint, pelari (sprinter) harus melakukan tahap persiapan terlebih dahulu. Pada tahap ini yang ditekankan adalah sikap relaksasi, yaitu dengan menarik napas agar pelari dapat lebih relaks. Adapun gerakannya yaitu, mengangkat kedua tangan sambil menarik napas, dilanjutkan dengan menurunkan tangan dengan memulai sikap start serta menghembuskan napas seiring dengan gerakan tangan ke bawah.

Teknik yang harus dikuasai oleh pelari cepat (sprint) adalah start atau tolakan, lari sprint, dan finish. Start lari jarak pendek yaitu start jongkok. Start ini terbagi menjadi tiga jenis yaitu : start pendek, start menengah, dan start panjang. Penamaan start tersebut tergantung pada penempatan lutut kaki belakang. Seorang pelari bebas menentukan jenis start yang akan digunakan dalam lari jarak pendek.

Artikel yang berhubungan dengan Lari Jarak Pendek

Aturan lainnya: